Harga jual ayam hutan merah – Gallus gallus atau yang disebut ayam hutan merah pada dunia ilmu pengetahuan disebut – sebut sebagai nenek moyang para ayam. Ayam – ayam tersebut termasuk ayam kampung, ayam banten, ayam bangkok, ayam saigon, ayam birma dan jenis ayam aduan lainnya. Tidak jelas sejak kapan ayam ini didomestikasikan. Namun mereka dipercaya sudah diternak sejak zaman peradaban Lembah Indus sekitar 5.000 tahun yang lalu.
Jenis ayam ini tersebar luas diberbagai daerah mulai dari India, Pakistan, Myanmar, Thailand, Kamboja, Vietnam hingga ke Indonesia. Meski disebut sebagai nenek moyang ayam, namun ayam hutan dimasukan dalam kategori burung atau avian. Rata – rata ayam jenis ini hidup di alam liar dan tanpa ada yang merawatnya.
Bagi anda yang ingin tahu lebih lengkap mengenai Ciri Dan Harga Jual Ayam Hutan Merah Sumatera Asli mari kita simak artikel berikut ini.
Menurut ahli genetika MacKinnon, ciri ciri ayam hutan merah adalah sebagai berikut
Ayam Jantan
Ayam Betina
Seperti yang kita jelaskan diatas tadi jenis ayam ini tersebar luas dibeberapa negara. Namun daerah itu terbatas pada negara yang beriklim tropis dan tinggal dihutan dan dataran rendah di benua Asia. Di Indonesia sendiri ayam ini hanya tersebar di beberapa kawasan yakni Sumatera, Jawa dan Bali.
Ayam hutan merah memiliki gaya hidup yang berkelompok dengan satu jantan dan beberapa betina. Pada pagi hari ayam jantan akan berkokok nyaring meski tidak sepagi ayam kampung. Hal ini untuk menghindari datangnya serangan dari hewan pemangsa yang masih mencari mangsa ketika belum benar – benar terang.
Ketika sudah benar – benar terang, mereka akan keluar mencari makan di semak terbuka. Pakan Gallus gallus kebanyakan adalah biji-bijian, pucuk rumput dan dedaunan, serta beberapa serangga kecil. Ayam hutan jantan dewasa biasanya akan mencari makan dengan beberapa betina yang tidak betelur. Semetara Ayam hutan betina yang bertelur akan cenderung agresif dan sedikit menjaga jarak dengan ayam lainnya.
Ketika di adu (laga ayam), Ayam hutan memiliki kemampuan yang cukup luar biasa dalam menyerang lawan. Serangan dari tajinya sangat cepat dan cukup menyakitkan. Lompatan dari ayam hutan juga cukup tinggi dan stabil. Gaya bertarungnya ini sangat mirip dengan ayam Filipina. Oleh karena itu ia juga memiliki kelemahan yang sama yaitu tidak tahan pukul. Meski serangannya cukup dasyat namun ia masih lebih lemah dibandingkan dengan ayam kampung dan ayam bangkok.
Harga jual ayam hutan merah asli cukup mahal dipasaran. Para pertenak ayam ini mengclaim harga yang mahal itu dikarenakan kesulitan pencarian dan nilai pakan yang cukup mahal. Harga jual untuk seekor anakan ayam hutan dinilai mulai dari harga Rp.100.000 hingga Rp.500.000. Sedangkan untuk harga jual indukan ayam hutan dinilai dari harga Rp.1.000.000 hingga 2.000.000 rupiah.
Sekian informasi dari tim sabung ayam online untuk kali ini. Semoga artikel ini dapat berguna sekaligus menambah wawasan bagi para pembaca.